Self Note : Renungan

 

Life

 

Menyambung tulisan yang ini, tadinya saya berniat untuk menuliskan kisah-kisah indah yang saya lalui setiap harinya. Tapi kembali karena kesibukan ( dibaca : sok sibuk :D) akhirnya saya ndak bisa menulis setiap hari :(  Setelah sekian lama ndak nulis, akhirnya sore ini saya kembali nulis. Diawali dengan tulisan yang romance, sekarang saya akan menuliskan hal yang serius😀

Sore ini saya blogwalking ke salah satu blog follower baru saya🙂 Diblog itu ada salah satu tulisan yang saya suka. Tulisan itu berjudul Renungkan. Dalam tulisan itu dituliskan pertanyaan-pertanyaan tentang siapa kita, apa yang telah kita lakukan dan kita peroleh sepanjang usia, dan sebagainya. Membaca pertanyaan itu, membuat saya belajar menyadari kembali kehidupan yang saya punya.

Tanpa basa-basi saya akan mulai menjawab pertanyannya.

  1. Siapa kita saat ini ?  Saya adalah saya, masih seorang wanita biasa yang bernama indah yang bekerja sebagai tenaga kontrak di salah satu instansi pemerintahan. Seorang wanita yang berasal dari keluarga sederhana dan berada dilingkungan yang sederhana pula. Saya adalah seorang wanita yang memiliki harapan-harapan tinggi agar bisa bermanfaat bagi sesama.
  2. Apa yang telah kita lakukan dan kita peroleh sepanjang usia kita? Disepanjang usia saya yang sudah seperempat abad ini, belum banyak yang telah saya lakukan bagi keluarga, agama, apalagi negara. Saya masih menjadi beban bagi keluarga, belum bisa mengabdi bagi sesama, dan masih menjadi tanggungan bagi Negara L:( Jadi jika ditanya apa yang telah kita lakukan sepanjang usia kita, maka saya jawab tidak ada😦. Berbanding terbalik dengan hal-hal yang telah saya peroleh. Disepanjang hidup saya, saya telah memperoleh begitu banyak hal-hal besar. Memiliki keluarga yang tak henti-hentinya menyayangi saya, memiliki sahabat yang selalu mendukung saya, dan memiliki teman dekat yang selalu  setia disamping saya. terima kasih. Pun begitu dari sisi Agama, Kasih sayang dan nikmat tak henti-hentinya dicurahkan oleh Allah kepada saya dan keluarga. Alhamdulillah. Apalagi Negara, lahir dan tinggal di Indonesia, merupakan satu nikmat bagi saya. Terima kasih.
  3. Apa yang telah kita persembahkan kepada orang yang mencintai dan yang kita cintai ? singkat saja, belum ada
  4. Bagaimana kita ingin menjalani sisa hidup kita? Saya ingin menjalani sisa hidup saya dengan menjadi orang yang bermanfaat bagi sesama. Menjadi seseorang yang bisa berkata tidak untuk sesuatu yang tidak saya sukai. Dan menjadi seseorang yang selalu lebih baik di setiap harinya
  5.  Seperti apa masa lalu kita dan seperti apa masa depan kita? Masa lalu saya memang tidak seindah masa lalu teman-teman semua, tapi saya berterima kasih karenanya. Untuk masa lalu yang tak bisa kupilih, terima kasih. Dan untuk masa depan yang masih misteri, biarlah dia tetap menjadi misteriNYA. Apapun yang terjadi nanti, saya percaya itu memang terbaik untuk saya.

Begitulah hasil renungan saya sore ini. Thanks yah Ichsan Silahudin, tulisanmu menjadi inspirasi tulisan saya sore ini🙂

 

Dibawah tangga rumah, 05:48 p.m.

12 Februari 2013

One thought on “Self Note : Renungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s