Pasar

 

Pasar.

 

Mengapa saya ingin menulis tentang pasar? Karena pastinya tempat itu menjadi tempat yang paling ramai dikunjungi hari ini. Bukan hanya hari ini sih, tapi juga di setiap harinya😀.

 

Mengingat besok mau lebaran haji, maka hari ini, tepatnya sejak tadi subuh tante saya telah menyiapkan segala keperluan yang hendak dimasak hari ini. Tak ayal selesai shalat subuh, saya dan tante langsung meluncur ke pasar dan membeli barang-barang yang diperlukan.

 

Saya paling senang ketika diajak ke pasar. Karena apa? karena pemandangan disana begitu indah. Di pasar saya melihat bagaimana cara seseorang untuk berjuang hidup dan memenuhi kebutuhan hidup. Dimana di pasar ada pedagang dan pembeli, ada yang berjuang untuk melanjutkan hidup dan ada yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

 

Memori saya kembali teringat ke beberapa tahun yang lalu, tepatnya ketika awal-awal saya masuk kuliah, dimana pada saat itu, Bunda saya juga pernah berjualan di pasar bekerjasama dengan temannya. Tapi karena sesuatu dan lain hal, usaha Bunda dan temannya berjalan kurang baik, sehingga Bunda memutuskan untuk tidak melanjutkan dagangannya di pasar.

 

Ketika Bunda berjualan di pasar, setiap dini hari sekitaran jam 2 Bunda selalu pergi ke pasar untuk menjajakan dagangannya. Suatu hari Bunda pernah minta tolong saya untuk mengantarkannya ke pasar. Saat itu saya sempat ”mengomel” ketika Bunda minta bantuan saya *sungguh anak yang tidak berbakti :(* , dan disanalah baru saya ketahui bahwasanya aktivitas di pasar itu telah dimulai sejak tengah malam.

 

Sepanjang perjalanan saya membayangkan kalau pasar itu gelap dan tidak ramai. Tetapi ternyata dugaan saya salah. Meskipun tengah malam, ternyata pasar terang benderang oleh cahaya lampu dan telah dipenuhi oleh orang-orang yang bertaransaksi sayur-mayur dan sejenisnya untuk diperjual belikan kembali. Sejak saat itu saya mulai mencintai pasar dan senang bila diajak ke pasar.

 

Ketika sebagian anak adam masih terlelap dalam tidur pulasnya, di satu sisi kehidupan bernama Pasar, aktivitas kehidupan telah dimulai. PasarAntri, 251012

7 thoughts on “Pasar

  1. Aku belum pernah ke pasar jam 2 pagi. Ada yang jual makanan nggak woo jam segitu?

    Eh, Woo aku mau ngasih sesuatu buat blog ini.

    Baca ya, di sini

    Ttd,
    ~Ra

  2. Mbak indah, bahkan ada film setan pasar. eh salah. pasar setan. =))

    rumahku dijawa juga gak jauh dr pasar mbak, dan… memang aktivitas disana tidak pernah sepi. selalu saja ada yang diperdagangkan, diperjual belikan. dan ditransaksikan.😉

    salam untuk tante dan bundanya mbak indah ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s