Setetes Darah Untuk Sesama

Yukk Donor Darah🙂

Setetes darah dapat membantu sesama

Kalimat tersebut saya dapati ketika hendak masuk ke pintu masuk Palang Merah Indonesia Jalan Aceh, Bandung. Hari Jumat sore yang lalu adalah pertama kalinya saya menginjakan kaki di kantor Palang Merah Indonesia. Ada apakah gerangan saya kesana? mari ikuti ceritanya😀.

Hari jumat sore kemaren, untuk pertama kalinya saya donor darah. Berbekal dari informasi di group WhatsApp kalau ada Ibu-Ibu yang membutuhkan darah dengan golongan darah A, maka saya mengajukan diri untuk menjadi donor.

Berbekal info yang diberikan oleh teman saya, maka saya menghubungi contact person yang diberikan. Dari perbincangan saya ketahui bahwa korban yang sedang membutuhkan darah bernama Ibu BM, dia baru saja selesai operasi rahim kista dan membutuhkan darah A+ jenis PRC. Diakhir telpon pihak keluarga menyuruh saya untuk mendonorkan darah di PMI yang di Jalan Aceh.

Sepulang kantor, diantar seorang teman, saya langsung pergi ke tempat yang dimaksud untuk mendonorkan darah. Karena itu adalah pertama kalinya saya kesana, jadi saya sempat kebingungan menemukan ruang tempat donor darah berlangsung. Tapi Alhamdulillah meskipun pertama kalinya, saya diberikan kemudahan dan kelancaran dalam proses administrasi sampai proses transfusi darah berlangsung.

Awalnya saya tidak tahu jenis darah saya. Saya hanya tahu kalau saya memiliki golongan darah A, tapi tidak tahu apakah itu A+ atau A- dan jenisnya pun saya ndak tahu. Tapi setelah dilakukan pemeriksaan dokter dan pemeriksaan hemoglobin diketahui bahwa jenis darah saya A+ jenis PRC. Alhamdulillah, ternyata jenis darah saya cocok dengan yang jenis darah yang dibutuhkan.

Setelah melakukan pemeriksaan hemoglobin, saya disuruh kembali menunggu sampai dipanggil untuk diambil darahnya. Setelah menunggu beberapa menit, nama saya dipanggil. Sebelum melakukan transfusi darah saya disuruh mencuci tangan dulu dari tangan sampai siku, setelah mencuci tangan dikeringkan dengan tissue yang telah disediakan lalu duduk ke sebuah kursi dan terjadilah proses transfusi darah itu.

Kalian mau tahu bagaimana rasanya ketika jarum suntik itu ditusukan ke siku? LUAR BIASA! tidak terasa sakit sama sekali, susah untuk menjelaskan bagaimana rasanya, yang pasti tidak terasa sakit sama sekali.

Setelah duduk manis beberapa menit dan 1 labu terisi penuh, maka selesai pulalah proses transfusi darah itu. Dari hasil donor darah tersebut saya sadari bahwa di dalam darah kita, juga terdapat hak darah milik orang lain. Kita tidak akan pernah jatuh sakit hanya karena kita mendonorkan darah kita. Bahkan sebaliknya, kita akan merasa lebih segar dan lebih sehat. Setidaknya itulah yang saya rasakan.

Jadi tunggu apalagi, yukk kita donor darah🙂.

9 thoughts on “Setetes Darah Untuk Sesama

  1. Alhamdulillah, bertambah satu anggota group pendonor darah, tetap sehat tetap semangat.
    Ngeri pada mulanya, insya Allah udah dijalani… ya ada rasa bahagia ketika bisa memberi.

    • Yah mbah Alhamdulillah bisa membantu sesama. Semoga kedepannya makin banyak yang mau jadi pendonor darah yah mbah..

      ga ngeri sih, tp lbh ke deg-deg an sesaat, tapi sesudahnya Alhamdulillah berjalan lancar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s