Review Hari Anak Nasional

Masa depan kita ada bersama mereka🙂

Selamat Hari Anak Nasional. Mari kita wujudkan Anak Indonesia yang Ramah yang beriman, jujur, cerdas, sehat, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Seperti yang kita ketahui bersama, kemaren tepatnya tanggal 23 Juli diperingati sebagai hari anak nasional. Tidak ada perayaan besar, tidak ada upacara-upacara formal karena padatnya jadwal orang nomor satu di Indonesia, sehingga acara Hari Anak Nasional ditunda atau mungkin tidak akan diperingati sama sekali.

Dalam UU No. 23 Tahun 2002 yang mengatur tentang perlindungan anak pada Bab III disebutkan tentang hak-hak dan kewajiban anak.  Pada Pasal 4 disebutkan bahwa Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.” Tapi pada kenyatannya?? masih banyak anak-anak yang belum bebas untuk tumbuh dan berkembang. Kita bisa lihat bagaimana system mem-bully masih sering dialami oleh anak-anak. Masih begitu banyak anak-anak jalanan yang keberadaannya bisa kita temui disetiap perempatan lampu merah. Dan sayangnya mereka yang hidup di jalanan ini dianggap sebagai penyakit masyarakat dan keberadaan mereka dianggap mengganggu ketertiban umum.

Sementara pada pasal 10 menyatakan bahwa Setiap anak berhak menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan”. Tapi pada kenyatannya?? seringkali suara dan pendapat anak-anak tidak didengar dengan alasan mereka masih anak-anak, dan kita (orangtua) lebih banyak makan asam garam dibandingkan mereka.

Lain lagi di pasal 16, disana disebutkan bahwa :

(1) Setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari sasaran penganiayaan, penyiksaan, atau penjatuhan hukuman yang tidak manusiawi.

(2) Setiap anak berhak untuk memperoleh kebebasan sesuai dengan hukum.

(3) Penangkapan, penahanan, atau tindak pidana penjara anak hanya dilakukan apabila sesuai dengan hukum yang berlaku dan hanya dapat dilakukan sebagai upaya terakhir.

Tapi kenyataannya?? Masih banyak anak-anak yang berkonflik dengan urusan hukum, dan tak jarang media-media nasional menyiarkan kekerasan-kekerasan yang terjadi pada anak.

Jika kita mau mengacu kepada UU diatas, mengutamakan hak hidup, hak tumbuh, dan hak berkembang anak, maka anak-anak Indonesia akan menjadi generasi penerus bangsa yang handal, berkualitas, dan berakhlak mulia yang mampu membawa negara kita yang tercinta ini menuju negara yang lebih baik lagi ke depannya. InsyaALLAH.

Selamat hari anak nasional untuk seluruhhhhhh anak-anak se Indonesia raya. Tetap sehat, tetap semangat, berkarya sampai tamat! Masa depan bangsa ada bersama kalian! #peluk cium tuk anak-anak seIndonesia raya :*

Ps :  untuk anak-anak SSCB, terimakasih karena telah mengajarkan keikhlasan, syukur, indahnya berbagi, dan kebahagiaan yang begitu sederha. Terimakasih karena telah memberikan saya pelajaran begitu indah di setiap sabtu sorenya:*.

 

5 thoughts on “Review Hari Anak Nasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s