Kisah dari jalan

Lihat muka-muka cemerlang mereka

Seperti sabtu sore biasanya, kembali, sabtu sore kemaren saya mengajar adek-adek asuh jalanan Buah Batu. Tapi ada yang beda hari ini, karena kemaren adalah awal pertama puasa dan pertama pula kami mengajar di bulan puasa. Kemarin saya mendapatkan berita yang berimbang, sedih dan senang.

Pas pertama kali sampai di lokasi KBM, tampang adek-adek terlihat begitu lelah dan lesu. Setelah selidik punya selidik ternyata adek-adek pada puasa, makanya bawaan mereka pada lelah dan lesu. Melihat kenyataan tersebut, saya semakin bangga sama adek-adek. Ternyata mereka tidak lupa atas kewajiban mereka untuk berpuasa. Aah kalian semakin indah sayang, kecup:*

Selain itu, kemaren semakin banyak volunteer dan komunitas-komunitas lainnya yang gabung dan ikut bermain bersama adek-adek. Alhamdulillah selesai acara charity, minggu, 15 Juli yang lalu, semakin banyak orang-orang yang datang dan berkunjung ke SSCB. Baik itu untuk sekedar gabung atau bermain, bahkan ada yang mengajak kerjasama dan mengajak adek-adek nampil di acara mereka. Itu adalah berita bahagia dari adek-adek saya. Nah berita dukanya adalah:

Ketika hendak pulang, saya sempat berbincang-bincang dengan Kang Yala, anak musisi ternama Hari Rusli yang sekarang menjadi pengurus Rumah Musik Hari Rusli yang kemaren juga datang ke lokasi KBM SSCB. Komunitas Rumah Musik Hari Rusli juga merupakan salah satu komunitas yang peduli terhadap anak jalanan dalam bidang seni musik. Dalam perbincangan singkat kemaren dibahas tentang Peraturan Daerah terbaru Kota Bandung mengenai rencana Dinas Sosial Kota Bandung yang memasang target tahun 2012 bebas dari anak jalanan.

Berdasarkan cerita Kang Yala diketahui juga bahwa adek-adek jalanan daerah Dago dan sekitarnya telah ditangkap oleh Satpol PP, bahkan pemerintah daerah telah menyiapkan sebuah tempat bagi Satpol PP, sehingga ketika ada anak jalanan yang berkeliaran bisa langsung ditangkap.

Kenyataan tersebut begitu menyedihkan bagi kami. Kami tidak masalah jika adek-adek tersebut ditangkap lalu dibina dan diberikan keterampilan yang layak bagi kehidupan mereka. Tapi pada kenyataannya, setelah ditangkap adek-adek jalanan itu bukannya dibina di dinas sosial malah dibuang ke luar Kota BandungL. Itu kenyataannya dan adek asuh kami sendiri mengalaminya.

Sebagai warga kota yang baik, saya mendukung segala yang menjadi kebijakan pemerintah. Tapi saya tidak habis pikir kenapa pemerintah daerah harus merazia adek-adek jalanan yang dianggap mengganggu ketertiban umum.

Saya masih bingung dari sisi mana adek-adek jalanan dianggap mengganggu ketertiban umum. Mereka hanya berusaha untuk mencari rezeki dengan mengharap belas kasih orang yang lewat. Jika mereka bisa memilih, mereka pasti tidak ingin menjadi anak jalanan. Mereka pasti ingin hidup yang layak dengan segala fasilitas yang seharusnya mereka dapatkan. Tapi apa yang bisa mereka perbuat??.

Kehidupan sekarang mungkin kurang begitu berpihak kepada mereka. Tapi mereka masih memiliki harapan dan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Merazia mereka dan membuang mereka ke luar kota, itu bukanlah jawaban! Mereka itu besar di jalanan, jadi begitu gampang bagi mereka untuk kembali ke asal mereka, jalan.

Menanggapi isu tersebut, Kang Yala mengajak agar sesama komunitas jalanan berkumpul dan membahas langkah-langkah preventif biar adek-adek tidak terjaring razia. Rencananya, Kang Yala menginginkan adanya dialog publik dengan pejabat teras Kota Bandung dan disana dibicarakan bagaimana nasib masa depan adek-adek.

Semoga yang terbaik selalu diberikan bagi adek-adek jalanan. Aamiin.

Razia Anjal bukanlah jawaban untuk menjaga ketertiban umum, jika ingin menjaga ketertiban umum, maka tertibkanlah dulu diri sendiri. Patuhi peraturan lalu lintas dan disiplinlah dengan segala peraturan yang ada!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s