(Barang) Wajan Bekas

Terkadang, ketika kita mempunyai mainan/barang/alat/hal-hal baru kita melupakan barang/alat/hal-hal yang lama.

Itulah kesimpulan  yang saya ambil dari hasil masak-memasak subuh tadi. Jadi begini ceritanya. Tante saya membeli sebuah wajan baru untuk memasak. Wajan yang dia beli ini anti lengket, sehingga ketika memasak ikan-ikanan dan ayam yang berbumbu tidak akan lengket di wajan.

Karena telah memiliki wajan baru, wajan lama yang masih layak pakai tapi sayang sudah menghitam bagian belakangnya karena keseringan dimakan api itu tidak dipakai lagi oleh tante saya. Lebih parah lagi tante saya bilang gini : “Yuk, kuali yang lama dibuang aja yah, daripada menuhi gantungan”.

Mendengar pernyataan tante, saya bilang gini : andai saja kuali ini bisa bicara, mungkin dia akan bersenandung seperti ini : “betapa malang nasib saya, ketika dibutuhkan saya disayang, tidak dibutuhkan saya dibuang:(.” Kurang lebih begitulah mungkin senandung syair yang akan mereka nyanyikan😀.

Jika saya mengingat-ingat kembali ke masa lalu, saya juga sering melakukan hal yang serupa dengan tante saya. Ketika saya menemukan suatu hal yang baru, maka saya akan begitu menjaga, merawat, dan memperhatikan hal yang baru itu semaksimal mungkin, sementara yang lama akan sedikit terlupakan, bahkan saking tidak terawat akan rusak. Pun jika tidak rusak akan saya kasih ke saudara/ teman saya.

Ambil contoh ketika saya memiliki Hp baru. Ketika saya memiliki hp baru, saya melupakan hp yang lama. Saya masih ingat ketika saya membeli Hp Android setahun yang lalu. Ketika saya memiliki hp itu, hp saya yang lama tidak pernah saya sentuh. Sampai pada akhirnya, batrenya gembung karena tidak pernah di cas😀. Hingga akhirnya wassalam lah nasib Hp itu🙂

Dan jika dipikir-pikir lagi, untung itu Cuma barang. Nah kalau itu manusia, apalagi pacar atau istri?? ohh tidak bisa dibayangkan😀

Kalau teman-teman bagaimana? Ketika menemukan mainan baru? masihkah ingat dengan yang lama?

9 thoughts on “(Barang) Wajan Bekas

  1. ingaaaaat…,tapi…?

    *saia rasa itu normal,tapi jika bisa sedikit berbagi, kenapa tidaaak?*

    #pin_androidna-duunk

  2. kalo masih layak pakai mending dikasihin ke orang lain daripada dibuang bgitu saja😀

    #indah mau ngasih hp androidnya ke saya ga?, barangkali sudah bosen 😉

    • yah mba saia juga gitu. Tapi tidak dengan android saia:D. saia masih sangatt sangatt mencintai benda ituh.

      Ntar yah mba tunggu barang itu dah rusak lapuk tidak membekas lagi baru saia kaish ke mba:D *baca pelit tingkat dewa:D*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s