(Bangga) Sandal Jepit

Teman-teman pernah bepergian pakai sandal jepit? Kalau saya? Pernah. Nih saya barusan pulang dari menonton perlombaan sepakbola adek saya menggunakan sandal jepit. Saya termasuk seseorang yang begitu nyaman dan percaya diri (PD) dengan apapun barang yang saya kenakan, baik itu sandal jepit. Jadi, saya tidak akan pernah malu menggunakan sandal jepit kemanapun saya pergi, asalkan saya nyaman dan PD memakainya!

Mengapa saya sedikit menegaskan kebanggaan saya menggunkan sandal jepit diatas? Karena tadi pagi adek-adek saya complain dengan sandal yang saya pakai dan bilang kalau saya ga malu karena menggunakan sandal jepit! asli saya kesal mendengar ungkapan mereka!

Jadi begini ceritanya. Klub sepakbola adek saya masuk ke babak 8 besar dalam salah satu pertandingan yang dilaksanakan oleh AURI dan hari ini mereka bertanding lagi untuk masuk ke babak selanjutnya, semifinal. Demi memberikan support dan semangat ke adek, saya dan keluarga pergi ke lokasi untuk mendukungnya. Mengingat lokasi yang akan saya tuju adalah lapangan sepakbola, maka kostum yang saya pakai begitu simple ga ribet. Cukup menggunakan kaos putih jogger, celana panjang hitam, dan jilbab hitam.

Ketika tibalah waktunya untuk pergi, untuk sendal saya memilih untuk menggunakan sandal jepit. Pada awalnya adek-adek saya ga complain, mungkin karena mereka belum sadar dengan sandal yang saya pakai. Tapi, ditengah perjalanan adek perempuan saya bilang gini : “ayuk* teh pake sandal jepit? “. Ketika adek perempuan saya bilang gitu, adek laki-laki saya langsung melihat ke kaki saya dan bilang gini : “Yah ihh, ayuk teh kenapa atuh pake sandal jepit? ga malu apah?? “. Mendengar ucapan mereka berdua, saya langsung bengong *pasang muka melongo :I *

Setelah bengong beberapa detik, akhirnya dengan tegas saya bilang ke adek-adek “yah, ayuk pakai sandal jepit. Memangnya kenapa kalau ayuk pakai sandal jepit? ada yang salah? ga ada aturan kan kalau ga boleh pakai sandal jepit kalau mau berpergian keluar?? dan untuk masalah malu, ngapain juga ayuk harus malu, toh ayuk tidak mencuri untuk membeli sandal ini. Yah ayuk pakai sandal jepit dan ayuk bangga! jangankan ke lapangan sepakbola, bahkan ke mall pun ayuk pernah pakai sandal jepit. “

Mendengar jawaban tegas tersebut, adek-adek saya diam dan tidak pernah membahas masalah sandal jepit lagi sepanjang perjalanan, perlombaan, sampai pulang kerumah lagi.

Jujur saya sering kesal terhadap orang-orang yang sering menyepelekan oranglain berdasarkan pakaian yang dikenakan. Memangnya apa yang salah dengan pakaian yang kita kenakan? toh pakaian, barang, tas, sepatu atau apapun itu bukanlah tolak ukur untuk menilai kepribadian seseorang. Memangnya jika kita mengenakan pakaian yang matching, branded, dan mahal bisa menjamin kalau kita tampak sama sperti yang kita kenakan?? saya pikir tidak!

Jadi, kembali dengan bangga saya ucapkan saya suka pakai sandal jepit!

*ayuk = kakak

4 thoughts on “(Bangga) Sandal Jepit

  1. saya juga suka pake sandal jepit, (apalagi sendalnya yg bersahabat dg air😆 ) , kebetulan memang tidak begitu suka pake slop, sendal2 kulit, high heel apalagi sepatu … ribet😀

    • sebagai sesama pencinta sandal jepit, mari kita salamann😀

      actually, saya suka pake high heels, dan untuk pergi kerja, saya biasanya pake heels, tp ketika nyampe kantor, heelsnya diganti lagi ma sandal jepit yg selalu standby dikantorr :))

  2. nah kalau itu saia ga tw apa yah bisa bikin kaki jelek. Tp selama saia nyaman makenya, kaki jelek juga ga paapa:) da emang dah jelek darisananya juga kokk😀

    Salam kenall juga:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s