Persembahan terbaik wanita

Persembahan terbaik kita seorang wanita adalah mempersembahkan keluarga menjadi yang terdepan yang berjiwa positif dan berkarakter kuat. – Triesna Jero Wacik

Kemaren, 25 April 2012, Dharma Wanita kantor saya bekerjasama dengan Dharma Wanita Pusdiklat Minerba memperingati perayaan hari kartini, hari dimana pahlawan emansipasi wanita, R.A. Kartini dilahirkan. Peringatan yang mengangkat tema “Dengan Semangat Kartini Kita Gali Potensi Diri Menjadi Wanita Indonesia yang Mandiri” ini berlangsung sangat meriah dengan berbagai perlombaan yang diikuti oleh Ibu-Ibu Dharma Wanita dan karyawati kantor saya. 

Ada satu hal yang menarik bagi saya dalam perayaan hari kartini kemarin. Yakni, sebelum perayaan dimulai, terlebih dahulu acara dibuka dengan kata sambutan dari Ibu Kepala Pusat selaku ketua panitia, Ibu Nunik Bambang. Diakhir pidatonya dia mengutip kata-kata yang disampaikan oleh ketua Dharma Wanita persatuan KESDM, Ibu Triesna Jero Wacik, yaitu : “Persembahan terbaik kita seorang wanita adalah mempersembahkan keluarga menjadi yang terdepan yang berjiwa positif dan berkarakter kuat.”

Ada perasaan tertentu ketika saya mendengar kutipan tersebut. Sesuatu yang seperti menghipnotis saya untuk menjadi seperti apa yang diucapkan oleh Ibu Trisna Jero Wacik tadi, yakni menjadi seorang wanita yang ada dibalik suksesnya suami dan anak-anak saya nantinya.

Saya pernah bilang ke teman, jika suatu hari nanti suami saya tidak mengizinkan saya bekerja dan menginginkan saya berhenti dari pekerjaan saya agar bisa fokus mengurus keluarga dan anak-anak, maka saya akan melakukannya. *Dengan beberapa syarat pastinya*. Karena melihat suami dan anak-anak saya berada di garis paling depan dalam kehidupan, karir, dan pendidikannya nantinya, pastinya adalah hal yang paling membanggakan dalam hidup.

Kutipan tersebut kembali membulatkan keinginan saya untuk menjadi istri sekaligus ibu yang baik bagi suami dan anak saya nantinya. Dan semoga saja saya dan teman-teman semuanya bisa mewujudkannya.

 

Ps : maaf jika tulisan saya ini kurang fokus, karena maklum sudah lama ndak nulis, jadi rada kagok ketika mau menyusun kata-katanya🙂 * perasaan tiap nulis ga pernah fokus deh😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s