Sedikit itu nikmat

 

 

Makanan itu akan terasa nikmat ketika adanya sedikit dan dengan sedikit itu dibagikan dengan sesama. Yah, itulah yang saya dan teman-teman rasakan kemaren siang. Kemaren siang, salah satu teman kantor saya membeli durian yang telah dibungkus yang isinya 6 biji, dan dari 6 biji itu dibagiin ke masing-masing teman seruangan yang berjumlah 5 orang plus resepsionis 1 orang hingga pada akhirnya tamatlah riwayat sang durian.

 

Ketika menyadari kalau durian itu sudah habis dan lenyap, salah satu teman saya berkata, “ternyata meskipun hanya makan sebiji, durian ini sangat nikmat yah“. Mendengar perkataan teman saya tadi, serentak kami seruangan mengangguk meng-iya kan. Darisana kami menyadari ternyata sedikit itu cukup dan nikmat. Dari sebiji durian itu kami merasakan nikmatnya rasa durian yang baru saja kami habiskan meskipun itu hanya satu. Guriihhh lezat gimana gitu rasanya๐Ÿ™‚

 

Kejadian ini mengingatkan saya dengan perkataan Aa Gym dari sebuah renungan yang pernah saya baca  kalau nikmat dari Tuhan itu hanya bisa kita rasakan sedikit dan sebentar. Kalau terlalu banyak sudah tidak terasa lagi nikmatnya, tapi nikmat itu akan terasa lama ketika kita bisa mensyukurinya. Contohnya makan es krim hanya enak kalau satu gelas, nah kalau satu drum??๐Ÿ™‚

 

aah benar adanya kata bijak berkata kalau segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

 

2 thoughts on “Sedikit itu nikmat

  1. aihh kok tw sih kalau saya masih ngemut jari?๐Ÿ˜€
    *nutup muka pake sarung:) *

    bukan rasa duren mas, tp rasa duriann:D
    *sami mawonn:))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s