Terpujilah engkau wahai orang tua

selalu pinjam dari mbah google

 

 

Menyambung tulisannya mba ladypiano yang berjudul menyibukkan diri yang berkisah tentang orag tua yang di usia senjanya masih saja bekerja dan kompak saling membantu satu sama lainnya dengan penuh cinta. Tulisan tersebut begitu menginspirasi. Sungguh ingin saya seperti orangtua itu, dimana mereka masih terlihat kompak dan bekerja di usianya yang sudah tidak muda lagi.

 

Saya begitu salut dan kagum kepada orangtua yang selalu bekerja dan tidak pernah lelah untuk memberikan kesejahteraan kepada keluarganya, bahkan hingga di usia senja,usia dimana seharusnya orangtua duduk manis menghabiskan masa tua dengan bercengkrama bersama anak cucunya.

 

Suatu hari, saya pernah menemani tante saya ke pasar. Dan disana saya melihat seorang kakek yang sudah tua tetapi masih saja berjualan di pasar menjajakan dagangannya. Diusianya yang sudah senja, sang kakek tetap bersemangat berjualan demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

 

Karena saya parkir motor tidak jauh dengan tempat dia berjualan, maka sembari menunggu tante selesai berbelanja, saya sempat berbincang sebentar dengan beliau. Dan ketika saya tanya kenapa masih saja berjualan di usianya yang segitu, dia menjawab :

 

“yah,kalau harus bebanin anak-anak ga enak neng, untuk mereka aja terkadang tidak cukup, masa kami harus membebani mereka juga”.

 

Saya terdiam ketika mendengar sang kakek berucap seperti itu. Tersadar oleh saya begitulah orang tua. Bahkan sampai hari tua pun mereka tidak ingin memberatkan anak-anaknya bahkan kalau bisa ingin selalu membahagiakan anak-anaknya.

 

Terpujilah engkau wahai para orang tua. Semoga kalian senantiasa dalam keberkahan dan perlindungan ALLAH swt.

 

Ps : Ya ALLAH, semoga saja kita bisa menjadi anak yang bisa membahagiakan orangtua tanpa harus membiarkan mereka tetap bekerja di usia senjanya. Semoga kita bisa membahagiakan mereka hingga akhir hayatnya.

 

 

3 thoughts on “Terpujilah engkau wahai orang tua

  1. saya juga sangat menyukai lagu itu mas🙂

    aah Ibu, tidak ada satu katapun yang bisa melukikskan betapa besarnya jasa2mu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s