Balada Gadis Kecil

punya google

 

Hidup telah mengajarinya dengan kejam. Tak pernah sekalipun gadis kecil itu terlihat tertawa lama dalam kebahagiaan. Jangankan untuk tertawa, bahkan untuk tersenyum sejenak dalam bahagia pun sangatlah tidak mungkin.

 

Diusianya yang sekarang menginjak 10 tahun, gadis kecil itu tidak pernah mendapatkan kebahagiaan. Ditinggalkan oleh orangtua dalam kesendirian menjadikannya tumbuh dan besar dijalanan. Dari kecil dia telah terbiasa dengan jalanan. Jalanan telah menjadi tempat yang berharga baginya. Yah karena hanya jalanan yang mau menyambutnya dengan ramah. Dari kolong jembatan satu ke kolong jembatan yang lainnya dia jalani untuk bertahan hidup di tengah kerasnya ibukota.

 

Disetiap harinya dia berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri dengan mengamen. Disaat semua orang mencibir dan menggunjingkannya ketika dia bernyanyi, dia tidak perduli, dia terus saja bernyanyi dan bernyanyi mendendangkan syair-syair indah yang keluar dari mulut kecilnya.

 

 Gadis kecil itu, dia tidak pernah menyerah, di tengah beratnya permasalahan hidup yang dia jalani, dia terus berjuang untuk melewati semuanya bahkan jika harus berjuang sendiri. Hanya satu yang diyakininya bahwa ALLAH maha segalanya dan ALLAH maha tahu apa yang terbaik bagi dia.

 

Gadis kecil itu, tak banyak yang diinginkannya di dunia ini. Hanya ingin agar suatu hari nanti dia bisa melihat pelangi yang terlukis dengan indah dilangit kehidupannya. Yah, sesingkat itu saja.

 

4 thoughts on “Balada Gadis Kecil

  1. saya juga sering, melihat hal yang demikian, ditengah kota, dilampu-lampu merah, kepanasan kehujanan, rasanya mengiris hati ini, lihat kanan dan kiri tak ada satupun yang peduli, wajah lusuh, baju yang kotor, entah berapa kali ia mandi, berapa kali ia makan, sungguh sangat menyedihkan, berbanding dengan didepan bangunan megah menjulang tinggi, mobil-mobil mengkilap berlalu lalang, tak ada juga yang peduli.
    dimana posisi undang2 “anak-anak jalanan berhak mendapatkan pendidikan yang layak”
    saya rasa hanya menjadi pelengkap kertas putih UU, dalam realita nyata tak ada yang memperdulikan mereka,
    sungguh sedih kisah mereka, moga Allah memberi kekuatan dan ketabahan pada hati mereka…

    • Amiinn, Aminn Ya Rabbal Alaminn..

      yah mas sungguh begitu sedih melihat pemandangan yang tidak indah tersebut. Ketika dimana seharusnya anak2 kecil di usia segitu mendapatkan pendidikan yg layak, eh mereka malah harus berjuang demi memenuhi kebutuhan hidup mereka🙂

      undang-undang??
      undang-undang hanya sekedar undang-undang saja mas, tanpa ada implikasi yang nyata demi penerapan undang-undang tersebut:( itulah kenyataan di negara kita yang katanya kaya raya ini😦

      gadis kecil itu, semoga dia selalu dalam lindungan dan diberkahi ALLAH swt..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s