I Love U, just the way you are

I love U

 

I Love U, just the way you are

Tiba-tiba lagu riang Mr.Simple yang dinyanyikan oleh salah satu group band korea bernyanyi di Hp ku. Kulihat nama yang tertera di layar, ternyata itu dari dia. Dengan sigapnya langsung kuambil Hp dan mulai berbicara dengan dia yang sedang menunggu di seberang sana.

 

Aku        : Pagi Sayang🙂

Dia          : Pagi Juga🙂 Lagi apa?

Aku        : Seperti biasa lagi siap-siap untuk pergi ke kantor. Ini sedang mix and match   pakain Yang mau dipakai hari ini. Kamu?

Dia          : Sama, aku juga sedang bersiap-siap. Ini sedang pakai dasi.

Aku        : Pasti kamu kelihatan tampan sekali hari ini🙂. Ohyah sayang aku kayaknya  gendutan deh:(

Dia          : (sembari tertawa kecil) bukankah kamu memang dah gendut dari dulu ? :p

Aku         : ihh, kamu jahat! Ga pengertian!

Dia          : (sembari tertawa kecil) terus gimana??

Aku        : yah sih emang, tapi kemaren kan sempat ngurus dikit:) nah sekarang kayaknya gendut lagi. Perutnya membuncit euy:((. Blazer yang kemaren kamu beliin sekarang sudah ga senyaman dulu lagi makenya. Ga muat diperut:( Ntar kalau kita ketemu kamu liat sendiri deh.

Dia          : yah deh ntar pas ketemu aku liat. Aku mau berangkat kerja dulu yah. Luv u sayang.

 

Tut, tut, telpon terputus.

Aku terdiam dengan ekspresi muka yang setengah bingung dan tidak percaya kalau dia telah menutup telpon tanpa memberikan satu katapun untuk menyenangkanku atau paling tidak memujaku kalau aku tetap cantik dan tetap mempesona di depan dia meskipun badanku agak sedikit gendut😦.

Dengan muka yang sedikit kesal, aku putuskan untuk kembali melanjutkan aktivitasku. Selang beberapa detik kemudian, notification ringtone di Hp ku berbunyi. Dan setelah dilihat ternyata smsnya dari dia. Dengan sedikit cemberut aku baca smsnya.

Namun setelah dibaca, aku kembali terdiam. Tapi terdiamku bangga dan bahagia memiliki kekasih yang hebat seperti dia. Bibirku membeku, lidahku kelu. Aah sayang engkau begitu sederhana. Terimakasih ya ALLAH engkau telah mengirimkan dia yang begitu sederhana untukku.

Aku mencintaimu bukan karena penampilan fisikmu, bukan karena cantiknya wajahmu, bukan karena status keluargamu, juga bukan karena pekerjaanmu yang telah kamu raih dengan sukses sampai sekarang.  Aku mencintaimu karena apa adanya kamu. Karena kamu memang layak untuk kupilih sebagai seseorang yang akan menghabiskan waktu bersamaku, seseorang yang kuyakini pasti mampu menjadi ibu yang baik buat anak-anak kita nanti, Dan seseorang yang kuyakini pasti mampu berjalan bergandengan disisiku untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang ingin aku, kamu, dan kita raih. Tak perduli seberat apapun halangan yang akan kita temui nanti, tapi bersamamu insyaALLAH semua halangan itu akan tetap terasa indah dan tidak terasa berat ketika bisa kita lalui bersama.

Jadi, tak perduli bagaimana penampilan fisikmu kini dan nanti, engkau tetap akan selalu indah di mataku  Kanaya. Dan kalaupun saya boleh meminta, saya akan meminta kepada ALLAH agar dikehidupan lainnya kita bisa selalu bersama. Semoga ALLAH senantiasa memberkahi kisah kasih kita sampai kepada tujuan mulia kita. Luv u always, Honey.

Maaf aku tadi memutuskan telpon secara sepihak, karena aku tidak mau mendengar kamu berkeluh kesah tentang kondisi badan kamu yang kadang kurus, kadang gendut. Seperti yang telah kuungkapkan di atas, aku mencintaimu apa adanya. Jangan pernah lagi mengeluhkan hal yang serupa, karena itu bukanlah masalah bagiku.

LUA,

Luv U Always now and forever🙂

 

 

 

 

 

ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s