(Masih tentang Ibu ) : Terimakasih Bunda

bunda, saya

 

Seharusnya saya memposting tulisan ini kemaren. Tapi karena sesuatu dan lain hal, akhirnya baru hari ini saya bisa mempublish tulisan ini (dibaca : sok sibuk :D)

Masih bicara tentang hari kemarin. Seperti yang kita ketahui, kemarin adalah harinya ibu/emak/bunda/umi/mama/mami, atau entah apapun itu kita menyebutnya. Yang pasti kemaren adalah hari yang bersejarah bagi kaum perempuan. Tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari Ibu dalam rangka mengenang penyelenggaraan Kongres Perserikatan Perempuan Indonesia yang pertama. Hari ibu juga diperingati sekaligus sebagai penghargaan kepada kaum perempuan  yang telah berjuang bersama-sama kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan untuk mewujudkan Negara Indonesia yang bersatu, aman, tentram dan damai serta makmur, sejahtera, adil.

Jujur, sebenarnya saya tidak pernah memperingati hari ibu sebelumnya. Setiap tanggal 22 Desember biasanya saya hanya menelpon bunda saya dan bilang selamat hari ibu, bun! Semoga kesehatan, kedamaian, dan kebahagiaan selalu mewarnai hari-harimu. Terima kasih atas semua kasih sayang yang tidak pernah ada habisnya tercurah, terima kasih atas semua semangat-semangat yang selalu kau berikan di saat aku rapuh, dan terima kasih telah menjadi ibu sekaligus bapak bagi saya, dang, dan adek. Itulah hasil perbincangan saya dengan bunda di telpon kemaren pagi. Di sela-sela menjelang upacara bendera dalam rangka memperingati hari ibu.

Ahh, bunda engkau perempuan yang luar biasa! Tidak ada satu kata pun yang bisa mendeskripsikan begitu hebatnya dirimu. Begitu berjasanya dirimu bagi saya dan keluarga besar kita. Perjuangan yang kau lakukan dalam mewujudkan kebahagiaan bagi kami anak-anakmu tidak akan bisa tergantikan dengan hadiah/ materi yang kami beri akhir-akhir ini. Itu semua hanya seujung jari jika mau dibandingkan dengan jasa-jasa tak pernah kenal lelah yang kau berikan untuk kami.

 

Bunda,

dalam kegelapan engkau datang bak cahaya yang mampu menerangi kembali jalan saya.

dalam ketakutan engkau datang memeluk saya dan berkata jangan takut nak! Ada bunda disini, yakinlah bunda akan selalu ada disaat kamu takut.

dalam kerapuhan engkau selalu ada menyemangati saya untuk bangkit kembali dari kerapuhan yang saya alami. Katamu : “Hidup ini harus kuat dan perlu perjuangan yang keras, Nak! Kamu tidak bisa selamanya berada dalam keadaan rapuh disaat apa yang kamu dapatkan tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Cukup hadapi kenyataan yang ada dan bersiaplah untuk sesuatu yang lebih baik lagi di masa depan” Bak kobaran api yang panas membara, kata-katamu memang mampu menghipnotis saya.

dalam tangis engkau datang dengan sejuta cerita lucumu, sehingga saya bisa kembali tertawa dan kita tertawa bersama akhirnya.

Dalam hangat dekapanmu semuanya seperti tidak ada. Tidak ada duka, tidak ada masalah, tidak ada tangis. Yang ada hanya bahagia. Ah bunda, sempurna sekali ALLAH menciptakan makhluk sepertimu.

Saat saya gagal memberikan kebahagiaan kepadamu, engkau masih tersenyum. Sama sekali tidak ada gurat kesedihan di wajahmu. Katamu : “Tidak apa-apa Nak, kamu dah nyampai dalam kondisi seperti ini saja bunda sudah bersyukur”. Tak lupa pula bunda mengucapkan Alhamdulillah. Kalimat itu sering sekali terucap dari bibir indah bunda.

Saya memiliki sebuah dosa besar kepadamu Bun. Maafkan saya, saya janji tidak akan melakukannya lagi. Terimakasih atas pintu maaf yang selalu terbuka untuk saya. Maaf juga karena belum bisa mengabdi, belum bisa menjadi anak yang bisa kau banggakan. Dan satu hal lagi belum menikah seperti yang kau impi-impikan selama ini. saya akan menikah ketika tepat pada waktunya bun, dan dengan seseorang yang bisa menghargai saya dan keluarga kita.

 Maaf untuk tidak kesempurnaan ini, tapi saya akan selalu berusaha!

Terima kasih Bunda, Engkau begitu luar biasa!

Dekap hangat dan cium sayang dari indah :*

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s