Tidurlah Sayang

Dear Honey,..

Aku tahu kamu lelah.

Kamu lelah kan? Lelah mencoba untuk terus bertahan di tengah permasalahan hidup yang katamu tak pernah ada habisnya tapi menggoda untuk ditaklukan ini.

Kamu lelah kan? Lelah untuk terus bertahan dalam kerasnya kehidupan yang katamu sangat menantang di setiap hari-harimu.

Kamu lelah kan? Lelah dalam mewujudkan mimpi-mimpi yang telah aku dan kamu bangun. mimpi kita, mimpi yang begitu indah.

Kamu lelah sayang. Tidurlah! Pejamkan matamu, istirahatkan dirimu dan biarkan mimpi-mimpi indah menemani tidurmu. Yakinlah malaikat akan menjaga indahnya tidurmu hingga esok akan kau temui ada aku dan sebuah harapan besar untuk dapat diwujudkan bersama.

Really Love You!

 

2 thoughts on “Tidurlah Sayang

  1. Dear Indah…
    Kamu salah kaprah sayang.. tahukah kamu, lelahku sedikitpun tak terasa ketika sekilas saja bayangmu hadir.

    Aku tak pernah lelah..
    Sekalipun harus bertahan di tengah permasalahan hidup yang tak pernah ada habisnya. Karena seperti katamu, hidup ini adalah perjuangan. Berjuang untuk hidup dan kamu adalah muaranya. Kau bukan hanya telah menguatkanku, tapi telah menjadikan aku seperti sosok karang ketika dihempas ombak.. ^_^

    Hadirmu telah menguatkanku.
    Aku tak pernah lelah meski terus bertahan dalam kerasnya kehidupan yang menantang. Karena tantangan, bagiku adalah semangat. Sama seperti ketika aku berusaha menaklukkan hatimu.

    Aku tak lelah honey..
    Bukankah bangunan mimpi kita hampir menjadi nyata? Indah, ya memang. Seindah namamu. Karena keindahan itu pula aku tak pernah lelah..

    Aku tak lelah. Dan tahukah kamu, sekalipun aku lelah, memejamkan mata bukanlah obat bagiku tanpa ada kamu yang senantiasa sabar ada di sampingku. Menyanyikan senandung cinta, membelai keningku ketika aku perlahan mulai terpejam.
    Malaikat kecil itu kamu.. Kamulah yang aku harapkan bisa menjaga bukan hanya saat aku tidur, namun juga ketika aku terjaga.
    Mulai saat ini, tak akan ada lagi kamu dan aku. Sebab kedua kata itu telah berubah menjadi satu, KITA. Perih, suka, duka dan semua tentang hidup akan kita mulai bersama. Dari sini, ya dari Hati dan Sanubari.. ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s