SAYA TAKUT MATI

Kemarin sore dalam perjalanan pulang dago ke cimahi saya kehujanan. Hujan yang sangat lebat plus angin kencang dan petir kilat yang menyambar. Saya takut. Takut kalau-kalau angin yang kencang bisa menjatuhkan pepohonan dan menimpa saya, dan yang lebih parah lagi saya takut kalau suatu waktu petir menyambar saya, dan saya hangus dalam kegosongan. Saya ketakutan. Saya TAKUT MATI!

Pada dasarnya saya menyadari bahwa mati itu adalah akhir dari perjalanan kita di bumi. Bukankah dari awal menghembuskan napas di bumi ini kita telah divonis mati oleh Sang Pencipta. Tinggal menunggu waktunya saja, maka kita akan kesana, menjumpaiNYA.

Tapi untuk sekarang saya takut mati. Saya belum siap untuk berjumpa dengan Dia, Dia yang menciptakan saya. Dia yang dengan kuasanya mengatur kehidupan saya, selalu memberikan yang terbaik untuk saya, dan selalu menguji saya dengan caranya- caranya yang indah.

Saya takut mati karena masih begitu banyak dosa yang saya tanggung. Saya masih terlalu hina untuk menghadapNYA.

Saya takut mati karena masih banyak PR-PR saya di dunia yang belum saya tuntaskan. Saya belum bisa berbakti kepada orangtua saya. Saya belum bisa berbakti kepada Bangsa dan Negara saya. Saya belum bisa berbakti kepada agama saya. Saya belum berbakti kepada lingkungan dan orang-orang di sekitarnya. Intinya saya belum mempersembahkan “sesuatu yang patut untuk dikenang” ketika saya meninggal kelak. Yah saya dengan usia 24 tahun ini belum bisa membanggakan orang-orang yang saya sebutkan di atas. selain itu saya takut mati karena saya belum menikah dan belum melahirkan calon-calon pemimpin bangsa yang shaleh dan shalehah.

Saya mau ketika saya meninggal kelak, ada sesuatu yang dikenang. Sesuatu yang membuat saya tidak dengan mudah dilupakan begitu saja oleh bumi tempat dimana saya singgah, hidup, dan belajar akan banyak hal. Saya mau ketika saya meninggal kelak dunia menangisi kepergian saya. Menangis karena telah kehilangan “seseorang” yang begitu “sesuatu” yang pernah menghiasi dunia ini.

Ya ALLAH saya takut. Tapi sesungguhnya saya senang karena ketika saya mati saya akan menemuiMU, berjumpa denganMU, dan hidup kekal denganMU selamanya. Tapi, kalau hamba bisa memohon, panggillah hamba menemuiMU ketika hamba telah siap. Siap dengan segala bekal yang akan saya bawa. Siap dengan semua PR yang telah saya selesaikan di dunia ini.

YA ALLAH sejatinya kepadamulah saya serahkan hidup hamba. Balak, Jodoh, Rezeki, dan Maut saya percaya semuanya telah diatur dengan rapi olehMU. Terima kasih atas semuanya. Terima kasih atas nikmat dan karunia yang kau berikan padaku selama ini.

Gambar dari Google

4 thoughts on “SAYA TAKUT MATI

  1. Ini nih yang keren..masih muda udah selalu “awas” soal mati.🙂
    Ya, setiap muslim sebaiknya meninggalkan kesan di dunia, seperti yang disunahkan Rasulullah Saw. Beliau meninggalkan warisan ultimat buat umat. Setidaknya, dengan menyampaikan walau satu ayat, kita meninggalkan kesan juga bagi sesama. InsyaAllah.🙂

    Yakinkan doamu dikabulkan Allah, Neng, sebab setiap doa pasti dikabulkan. Hanya bagaimana dan kapan doa dikabulkan itu mengikuti kehendak Allah, bukan kehendak orang yang berdoa🙂

    Jangan khawatir dan jangan terlalu fokus pada banyaknya PR yang belum terpenuhi. Lebih baik fokus pada menngarahkan hati selalu pada-Nya: menggenahkan ketauhuidan kita. Sebab Allah tidak memandang sedikit-banyaknya amal, melainkan “yanzuru ‘ala qulu bikum” Allah memandang hati. 🙂

    Wilujeng tepang sareng akang ti ponti😀

    • sebelumnya saya ucapkan terimakasih karena telah mampir ke blog saya🙂
      yah seperti yang saya tulis di atas, ketika saya meninggal saya ingin ada “sesuatu” yang saya tinggalkan pada dunia ini.

      yah saya yakin ALLAH pasti akan mengabulkan semua Do’a-do’a saya. dan Dia akan mengijabah semuanya tepat pada waktunya dan dengan caranya yang indah yang tidak bisa ditebak oleh kita.

      saran yang bagus🙂 insyaALLAH saya akan selalu berusaha mengarahkan hati kepadaNYA ( semoga saya bisa menjaga akidah saya selamanya). Amin
      dan untuk PR-PR saya pada orang2 yang saya sebutkan di atas, insyaALLAH akan saya kerjakan satu persatu🙂

      Wilujeng tepang sareng Neng ti Bandung🙂

      Owh ti ponti yah si akang teh ?

  2. pertama2 saya ucapkan terimakasih telah mampir di blog saya dan meninggalkan jejak di komen🙂
    salam kenal:)

    Sebagai manusia normal kalau kita ngerasa takut mati. ga usah putus asa, mari kita jalani hari-hari sebaik mungkin, sehingga kita siap kapanpun ajal itu akan datang menjemput🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s