sepucuk pesan untukmu cucuku

Di sebuah desa hiduplah seorang nenek dengan cucunya. Mereka hidup secara rukun dan damai. Perpisahan yang terjadi oleh orang tuanya memaksa sang cucu untuk tinggal bersama neneknya. Waktu terus berlalu, hari berganti, dan sang cucu pun telah beranjak menjadi gadis remaja yang cantik hingga kini telah selesai menempuh pendidikan sarjana.

Semasa kuliah sang cucu memiliki impian kalau selepas sarjana nanti ia ingin merantau ke kota, mencari kerja, pengalaman, dan menambah wawasannya disana. Kota begitu mengagumkan dalam pikiran sang cucu. Keras, menantang, dan begitu menggoda. Kurang lebih begitulah deskripsi kota menurutnya.

Sampai tibalah pada waktunya sang cucu mengutarakan niatnya kepada neneknya.

“Nek, keyza kan dah tamat kuliah sekarang. Sewaktu kuliah dulu keyza punya impian untuk pergi ke kota setelah tamat kuliah. Keyza mau mencari pengalaman disana, mencoba mengadu nasib disana, siapa tahu ada rezeki key disana”. Ungkap sang cucu.

Sang nenek tidak langsung menjawab. Ia terdiam sejenak lalu masuk kembali ke kamarnya. Berat bagi sang nenek untuk melepas kepergian cucunya dikarenakan dia adalah cucu perempuan satu-satunya dan telah tinggal bersamanya sejak kecil. Sang nenek memiliki ikatan emosional yang begitu tinggi dengan cucunya tersebut.

Esok paginya ketika di meja makan, sang nenek berkata :
” aku menuliskan sebuah surat untukmu, aku harap kamu berkenan untuk membacanya”.

Selepas berkata demikian, sang nenek kembali beraktivitas seperti biasanya dan meninggalkan cucunya di meja makan. Dibacanyalah surat yang dibuat oleh neneknya tadi.

Cucuku,hidup itu tak seindah yang kau bayangkan. Akan begitu banyak cobaan, halangan, dan rintangan yang akan kau jumpai dalam perjalanan hidupmu nanti ke depannya. Tapi satu hal yang harus kau pahami, apapun itu cobaan atau ujian yang akan kau temui, jalani dan hadapilah semuanya dengan ikhlas. Mereka itu datang untuk mendewasakanmu

Cucuku,
Meraih kesuksesan itu bukanlah hal yang mudah. Diperlukan usaha yang keras, hati yang tidak pernah mengeluh, dan semangat yang terus berkobar untuk mewujudkannya. Jatuh dan gagal itu pasti! Semakin sering kau gagal, maka semakin banyak pula peluangmu untuk sukses.
Jangan pernah mengeluh ketika kau gagal, karena ketika satu pintu tertutup untukmu, maka sebenarnya ALLAH swt telah mempersiapkan satu pintu lainnya yang terbuka dan akan menyambutmu dengan ramah.

Cucuku,
Janganlah kau lupa akan imanmu. Ingatlah selalu Allah swt. Jadikanlah Ia sebagai penuntun jalanmu yang akan selalu menuntunmu dalam menjalani hari-harimu nantinya. Yakinlah Allah swt maha mengetahui apa yang terbaik bagi setiap hambanya.
Jangan lupa shalat dan jalani perintahnya!

Cucuku,
Tidak mudah untuk diterima dalam satu kelompok. Pasti akan ada orang-orang yang suka dan tidak suka akan kehadiranmu. Kau harus pandai menempatkan diri. Ketika ada yang membencimu, janganlah kau balas membenci dia. Perlakukanlah ia dengan baik dengan penuh cinta dan kasih sayang. Bukankah keajaiban cinta itu luar biasa. Ia bisa menalukkan kokohnya karang di lautan,apalagi hati manusia.

Cucuku,
Jalanmu masih panjang.
Pergilah, jalanilah, dan wujudkanlah dunia yang ingin kau bangun dalam mimpimu!
Sukses menyertaimu cucuku!
Aku kan selalu mendukungmu, mendo’akanmu semoga kau diberi kemudahan dan kelancaran dalam meraih semua yang kau impikan.
Do’aku senantiasa akan mengiringi hari-harimu!

Tak terasa air mata sang cucupun mengalir sembari membaca surat dari neneknya tersebut. Berbekal pesan dan nasehat dari sang nenek, sang cucu pun akhirnya pergi merantau ke kota berusaha mewujudkan semua mimpi-mimpi yang ingin diraihnya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s